Mei tidak ingin menjadi duka
Tapi kalian telah menggores luka pada Mei
Sudah cukup banyak kita kehilangan orang tersayang di bulan ini
Sudah cukup pula mayat yg bergelimpangan di jalan-jalan
Kobaran api yang menerangkan malam hari
Ratusan perempuan telanjang tergelatak di trotoar sehabis diperkosa masal
Penjarahan di toko-toko
Tidak cukup kah semua tumbal itu untukmu?
Sekarang kau menulis naskah lakon baru untuk melangkapi duka bulan ini
Tidak kah sudah cukup drama yang kau sajikan
Beraninya kau memberikan konsep agama yang membutakan
Hei Tuhan kenapa kau membiarkan salah satu agamaMu dipermaninkan?
Apakah benar kau maha melihat?
Apakah benar kau maha mendengar?
Kenapa kau hanya diam melihat ini semua?
Kenapa kau tidak menjawab doa-doa kami setiap malam?
Atau mungkin kau sudah disuap oleh mereka?
Jika memang itu maumu ya Tuhan
Kubur saja kami sedalam-dalamnya
Biarkan darah dan air mata saudara kami yg menyirami
Biarkan kami menjadi benih
Untuk janin-janin yang akan lahir di bulan penuh duka ini dan bulan-bulan lainya
Faisal Aditya
Surabaya 28-05-2019
Tidak ada komentar:
Posting Komentar