Kamis, 16 Februari 2017

AH BERCANDANYA JELEK

Sebuah malam yang dingin
Ditemani oleh gemericik hujan didepan jendela
Didalam sebuah ruangan 7 orang duduk bersama
4 orang pria dan 3 orang wanita diantaranya
Bersama kita membicara kan masa depan
Berdiskusi, bertukar piiran, dan berbagi tertawa
Supaya tidak terlaku kaku katanya

Ha ha ha ha, hi hi hi hi
Keluar lah suara tawa dari mulut kita
Ketika kita mulai lelah berbicara atau untuk mencairkan suasana
Tapi
Hu hu hu hu,
Kenapa keluar suara tangis diantara tawanya
Dari Sahal seorang wanita diantara kita
Aku menerka - nerka apa yang terjadi denganya
Dan apakan yang lain juga mendengarnya

Berteriaklah wanita itu
diantara gemericik hujan dan malam yang sunyi
seoang pria disamping ku menamparnya dengan keras
karena iya berteriak dan mengatakan dirinya tidak berguna
kurasa semua sekarang tahu wanita itu menangis dilubuk hatinya
tapi kami tak tahu mengapa dan tak berani bertanya ada apa?

Malam yang sunyi pun semakin sunyi
Diantara kebisuan yang membingkam
Malam yang dingin pun semakin dingin
Karena bertambah derassnya hujan yang menyelimuti

Wanita itu berlari keluar dan pamit pulang
Meningalkan 6 orang tersisa
Saling menatap mata dan menerka - nerka
Apa yang telah terjadi kepadanya
Dan  ketika kita menemukann kemungkinan terbesar
Jika wanita itu menyukai pria yang barusaja menamparnya
Aku hanya bisa berkata

“Ah bercandanya jelek”

Faial Aditya
sidoarjo, february 17, 2017