Senin, 05 Desember 2016

WAKTU

Waktu
Sebuah satuan ukuran yang sejati
Memberikan bukti akan keberadaan materi
Tanpa waktu
Kita tidak akan pernah ada
Waktu adalah
Kesatuan

Orang bilang
Waktu adalad uang
Waktu adalah kekuatan
Waktu adalah perjalanan
Waktu adalah ibadah
Waktu adalah segelanya
Mungkin mereka benar

Kubaca sebuah puisi tentang waktu
“Waktu itu
Begitu lambat untuk mereka yang menunggu
Begitu cepet untuk mereka yang takut
Begitu panjang untuk mereka yang bersedih
Begitu pendek untuk mereka yang bahagia
Tapi untuk mereka yang mencintai
Tidak” henry van dyke

Bersama waktu aku menjadi tua
Bersama waktu aku merasakan cintai
Bersama waktu aku merasakan rindu
Bersama waktu aku merasakan meemiliki
Bersama waktu juga aku merasakan
Kehilangan

Waktu
Sebuah satuan ukuran yang sejati
Memberikan bukti akan keberadaan materi
Tanpa waktu
Kita tidak akan pernah ada
Waktu adalah
Kesatuan

Faisal Aditya, 5 Desember 2016

Rabu, 23 November 2016

Andai Aku Tahu Isi Hatimu

seorang wanita yang keras, tanguh, dan tegar
tergambar diraut wajagnya
terlukis dilekuk tubuhnya
terdengar dari senandung suaranya

matanya bersinar seperti embun pagi yang disinari fajar
tatapan matanya tajam setajam mata pisau
senyumanya manis semanis madu nirwana
suaranya tegar mengalahkan halilintar yang mengelegar

baru 2 bulan kita bertemu
dalam jangka watu 2 minggu
2 kali sudah kau membuatku berpikir tentangmu
2 kali kutakbisa menutup mataku karena mikirkanmu

Kau menatapku seakan ingin bertanya sesuatupadaku
mempertanyakan siapa? Kapan? Dimana? bagaimana? Atau apa?
Andai aku tahu isi hatimu
Aku akan menjawapnya tanpakau perlu bertanya padamu

Kau berbicara kepadku seperti morse yang brtanya
Apakah kau sama seperti mereka?
“Aku tak sama seperti mereka”
jawabku dengan keraguan apakah itu yang benar kau tanyakan
kau berpaling seakan mendapat yang tak kau inginkan

akankah ini menjadi sebuah api dineraka
bahkan membuat pentipta dunia murka

Telah lama kusegel dan kupendam buku catatanku
Tapi mantra apakah yang kau gunnakan saat kedua kali kita bertemu
Sehingga bisa membuka buku yang tertutup itu
Akankah kau menulis namamu distu?

Nama depan yang melambangkan keyakinan
Nama belakang yang diturunkan seorang ayah
Seorang ayah yang selalu iya rindukan
Dan kerinduan itu iya kumpulkan menjadi sebuah do’a yang indah

Christine Sutanto

Faisal Aditya, 4 november 2016

Selasa, 01 November 2016

Kau ini Sebebarnya Siapa?

kau ini sebebarnya siapa?
ku pikir kau orang pemberani
ya aku memang tidak takut dengan ancaman ancaman diluar sana
tapi orang bilang kau penakut
ya aku memang takut kepada beberapa hal
maumu itu apa?
                                                               
Kau ini sebenarnya siapa?
kupikir kau orang yang baik
Ya aku orang baik aku pernah menolong seseorang
Tapi orang bilang bahwa kau orang jahat
Ya aku pernah berbuat jahat kepada orang lain
Maumu itu apa?

Kau ini sebenarnya siapa?
Kupikir kau orang yang dermawan
Ya aku sering beramal  kepada orang lain
Tapi orang bilang kau orang yang kikir
Ya aku memang kikir kepada beberaapa orang
Maumu itu apa?

kau ini sebenarnya siapa?
kupkir kau adalah ahli surga
ya aku mamang selalu beribadah
tapi orang biilang kau adalah seorang pendosa
ya aku memang sering melakukan dosa
maumu itu apa?

kau ini sebenarnya siapa?
Kupikir kau ini orang yang taat
Ya aku memang selalu patuh terhadap peraturan
Tapi orang bilang kau seorang pembangkang
Ya aku memang sesekali memnangkang jika aku mau
Maumu itu apa?

Kau ini sebenarnya siapa?
Kupikir kau ini orang yang pintar
Ya aku memang tahu segala hal
Tapi orang bilang kau orang yang bodoh
Ya memang ada beberapa  hal yang tidak aku tahu
Maumu itu apa?

Kau ini sebenarnya siapa?
Kupikir kau orang yang sabar
Ya aku memang selalu sabar menunggu mu
Tapi orang lain bilang kau orang palak
Ya aku memang suka palak kepada orang lain
Maumu itu apa?

Kkau ini sebenrnya siapa?
Kau pikir kau orang yang rendah hati
Ya aku memang tidak pernah menyombongkan diri kepada orang lain
Tapi orang bilang jika kau orang yang sombong
Ya memang aku pernag beberapa kaki menyombongkan diri
Maumu itu apa?

Kau ini sebebarnya siapa?
Kupikir kau orang yaang jujur
Ya aku selalu jujur kepadamu
Tapi orang bilang kau adalah pembohong
Ya aku memang pernah berbohong kepada prang lain
Maumu itu apa?

Kau ini sebenarnya siapa?
Kupikir kau orang yang setia kepadaku
Ya aku memaang tidak pernah menyelewng didepanmu
Tapi orang bilang kau orang yang tidak setia
Ya aku memang pernah selingkung dibelakangmu

Iya tampar mukaku dan berkata
Kau ini sebenarna siapa?
Dan maumu apa?



Aku hanyalah manusia biasa
 yang tak luput dari
dosa
dan berharap masuk kedalam
Darus Salam
Tapi aku sudah temukan

Surga dunia

Faisal Aditya, 19 oktober 2016

Jumat, 14 Oktober 2016

Puisi - TUA

genap sudah satu bulan terbaring raga tuaku
Didalam ruangan putih bergorden biru
Meja kosong disisi  kiri
Tiang besi disisi kanan
Berdiri tegak dan menggantung cairan yang dialirkan selang berujung tajam menusuk tangan
Ah, aku iri pada tiang itu

Sudah genap satu bulan aku tidak berdiri
Bukan sebuah kecelakaan yang besar
Aku hanya tergelincir diatas lantai yang licin
dan kaki ini tidak bisa menopang lagi
Ah, aku iri pada anak muda yang bekerja dan penuh mimpi

Sudah genap satu bulan aku disini
Melihat jendela menghadap gerbang yang terbuka setiap hari
Menunggu dan terus menunggu seseorang yang aku kenal melewati  gerbang itu
bukan hanya seseorang berseragam putih yang membuka pintu ruangan
bukan hanya Malaikat putih dan hitam yang bermain kartu

sudah sebulan aku disini
menyesali perbuatanku di setiap tubuhku
sudah sebulan aku disini
tak tagi menunggu seseorang yang mencariku
sudah sebulan aku disini

tak lagi menunggu apa-apa, selain maut di malam bisu

faisal aditya,13 oktober 2016