Kota ini pernah sekali mati
Bising suara mesin diatas aspal tak lagi berbunyi
Tergantikan oleh sirine kuda putih yang terus berbunyi
Kosong sepi mati
Tumpukan bata dan semen yang menjulang tinggi
Berkilau menyinari setiap malam hari
Tergantikan jutan matahari yang bersinar di malam hari
Bersama rembulan yang hadir menemani
Seiring waktu berganti
Kumpulan mayat hidup mulai meningalkan penakamannya
Mengisi jalan dan trotoar yang dulu sering mereka lewati
Sebelum mereka di bunuh dan mati
Dari kayu bakar mereka membuat obor
Menerangi setiap sudut kota
Dengan cahaya yang redup mereka berharap
Para roh penghuni kota akan melihat dan menemukan jalan pulang
Namun sayang
Obor obor itu mulai redup
Suara tapak kuda putih mulai menguasai jalanan lagi
Dari sudut jalan ini aku ciut sedih takut
Memerhatikan kuda putih yang terus berlari
Satu jam sekali mereka melewati jalanan ini
Mengendong entah siapa di pungungnya
Namun yang kutahu pasti
Kuda itu membawanya kerumah tabib untuk diobati
Tak beherapa lama
Seekor merpati membawa sebuah berita
Bahwa sudah satu juta jiwa teterpapar wabah
Haruskan aku dan mayat hidup lain pulang kebawah tanah
Aku rasa ini dampak negatif dari selalu berpikir positif
Faisal aditya 31/01/2021